Catatan hati seorang ahli gizi, muslimah, wanita biasa yang punya banyak cita-cita dan berusaha untuk mewujudkannya
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Minggu, 03 Maret 2013
Mengenal Ummahatul Mukminin KHADIJAH BINTI KHUWAILID – Radliallaahu ‘anha-
“Khadijah adalah orang pertama yang mengimani kenabian
Muhammad dan membenarkannya sebelum ada seorangpun yang percaya kepada beliau.
Dia sangat gigih dalam membela rasulullaah.
Khadijah adalah wanita yang teguh pendirian, kuat. Lagi mulia.
Selain itu, Allaah Subhanahu Wa Ta’ala menginginkan kebaikan baginya. Ia
seorang wanita Quraisy yang bernasab paling mulia, berkedudukan paling agung
dan paling kaya.”
[1] Nama dan Nasab
Beliau adalah Khadijah binti Khuwailid bin Asad bin ‘Abul ‘Uzza
bin Qushai bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai bin Ghalib bin Fihr bin
Malik bin Nadhar bin Kinananh. Adapun Ibu beliau bernama Fathimah binti Zaidah
al-‘Amiriyah.
Sabtu, 02 Maret 2013
DANDAN MAHAL = DIBIKIN MURAH
Teman, pernah kepikiran hal ini kah..
Biaya dandan itu mahal banget khan? Apalagi kalau suka perawatan disalon. Pitnes, pedikur,medikur
Dan untuk jadi cakep langsing keren kaya biola juga berat khan?
Musti diet, ngejaga makanan, olahraga. Dan saya sudah merasakan diet itu beuraat ..
Selain itu biar kulit putih tiap hari harus mandi pake beklin biar
tambah putih, berat ga sih ,,eh maksudnya tiap hari kemana-mana mesti
pake ini dan itu supaya tidak terkena sinar ultraviolet..
Selain itu musti beli baju-baju yang lagi in, yang lagi ngetren, trus di match ama tas n sepatu…duh
Pokoknya biar cantik, kinclong, langsing ,putih modalnya mahal,
ngabisin banyak waktu banya duit dan nyiksa diri, benar apa betul?
Kamis, 28 Februari 2013
MODEL
Saya
suka mengamati dan meneliti orang. apabila ada orang yang menurut saya
menarik biasanya akan saya cari tahu secara detail, ntah dengan bertanya
pada setiap yang saya tahu atau menjadi pengamat.
ini hal
yang sangat menyenangkan, apabila kita mendapatkan banyak hal yang baik
dari mereka itu, hal itu dapat kita terapkan pada diri kita tentunya
dengan menambahkan berbagai macam inovasi dan modifikasi.
Sebenarnya contoh konkrit sudah banyak tertulis dalam teks-teks kitab, tapi mengamati yang real nyata itu juga menyenangkan.
saya pikir selain teori yang sudah jelas, kita juga memang butuh Model
untuk melihat nyata..., dan kita pun nanti akan menjadi model yang
ditiru...
Rabu, 27 Februari 2013
MAKSIMALKAN OTAK ..
Saudaraku, bacalah beberapa cerita ini, lalu pikirkanlah...
*KUATNYA HAFALAN*
Abu Zur'ah berkata, " Imam Ahmad menghafal jutaan hadis. beliau
ditanya, "bagaimana anda belajar?" beliau menjawab, "saya
mengulang-ulanginya dan membuatnya menjadi berbab-bab.”
Sufyan
At-Tsauri berkata, “saya melewati seorang penjahit dipasar sambil
menyumbat telinga saya, karena khawatir akan menghafal apa yang dia
katakan”
Abul Hasan Al-Arudli berkata, “saya bertanya pada ibnul
ambary,’orang-orang menganggap hafalan anda banyak, berapa yang anda
hafal?” beliau menjawab,”saya menghafal tiga belas kotak” beliau
menghafal 300.000 ribu bait syair dengan bukti keajaiban Al-Qur’an.
Beliau mendiktekan dari hafalannya bukan dari kitabnya.”
Asy-Sya’bi juga berkata,” saya tidak pernah menghafal sesutau yang lebih
sedikit dari sya’ir. Tetapi seandainya saya mau, saya akan bacakan
(syair) satu bulan dan tidak akan saya ulang (saya akan membacakan
kepada anda syair selama satu bulan dari hafalanku tanpa
mengulang-ulang.”
(Kayfa tatahammas fie thalibil ‘ilmi Syar’I “102 kiat agar semangat belajar agama membara” hal 254)
*PRODUKTIF DALAM MENULIS”
Ibnu Rajab Al-Hambali ketika menulis biografi ibnu uqail berkata ,”
ibnu Uqail memiliki banyak karya tulis dalam berbagai disiplin ilmu.
Lebih dari 20 karya. Karyanya yang paling besar adalah kitab “al-funun”
yaitu sebuah kitab yang besar sekali.”
Al-hafidz Adz-Dzahabi
berkata,”tidak pernah ditulis didunia ini yang lebih besar dari kitab
al-funun. Saya diberitahu oleh orang yang pernah melihatnya milik
seseorang, kitab itu lebih dari 400 jilid.” Ibnu rajab menambahkan,
“sebagian orang menyebutkan kitab al-funun terdiri dari 800 jilid.”
Al-khatib Al-baghdadi berkata, “ saya mendengar As-Samsami menceritakan
bahwa Ibnu Jarir Ath-Thabari tinggal selama 40 tahun dan setiap hari
menulis 40 lembar. Muridnya Abu Muhammad Al-Farghani, bercerita bahwa
beberapa murid ibnu jarir menghitung hari-hari dari hidup beliau
semenjak beliau baligh hingga wafat dalam usia 86 tahun. Kemudian mereka
membagi karyanya dengan usianya, hingga berjumlah 14 lembar setiap
hari. Ini sesuatu yang tidak akan mungkin dilakukan oleh seorang mahlul
tanpa bimbingan yang baik dari Allaah”
Ibnul Jauzi berkata, “
saya telah menulis dengan dua jari saya ini 2000 jilid kitab. Dan
orang-orang yang bertaubat lewat tangan saya ini 100.000 orang”
(Kayfa tatahammas fie thalibil ‘ilmi Syar’I “102 kiat agar semangat belajar agama membara” hal 260)
------------------
Bagaimana ketika kita membaca kisah diatas? Sungguh luar biasa bukan.
Kemampuan seorang manusia dalam ilmu dan produktifitas yang sangat
mengagumkan. Hal ini tidak lain karena kerja keras, latihan, keikhlasan
dan Pertolongan Allaah.
Apakah kita bisa seperti Kisah diatas?
Sebenarnya saya ragu untuk menjawwab “IYA” tapi saya ingin katakanan
kita bisa menyerupai mereka –Rahimakumullaah- namun tidak persis sama
bahkan mungkin sangat jauh. Tapi kita harus berusaha biar mirip-mirip
dengan mereka.
----------
Tadi sore saya mengikuti kuliah
tentang Susunan saraf dan Otak, dan yang membuat saya sungguh takjub
ternyata otak telah didesain sedemikian rupa sehingga ia bisa menjadi
aset manusia yang sangat berharga. Disini saya tidak akan membahas
tentang apa itu neurotransmitter atau apa itu dendrite atau axon karena
itu terlalu rumit serta bukan disiplin ilmu yang saya pelajari.
Kalau dianalogikan , otak manusia itu seperti computer, dia bisa
memprogram dan mengolah informasi yang dimasukkan dengan sistematis.
Menyimpan file-file yang didapatkan pada folder-folder khusus. Sehingga
ketika kita membutuhkan sesuatu atau membuat sesuatu yang bersumber dari
pikiran kita, maka otak akan memaksimalkan fungsinya dengan menyusun
rangkaian data yang telah disimpan menjadi suatu informasi yang
sistematis.
Dalam teori tentang kesadaran dalam ilmu psikologi
ada yang namanya Activation synthesis theory yaitu teori yang
menyebutkan bahwa ketika tidur manusia memprogram memori dan informasi
yang didapatnya pada arsip-arsip diotak, jadi otak kita bekerja dengan
sangat sistematis. Mengeluarkan informasi dan menyimpan informasi serta
mengolahnya menjadi sesuatu yang bermakna.
Sudah ngeh dengan
apa yang saya tulis? Inti dari pesan saya adalah , otak manusia adalah
aset yang sangat berharga apabila kita mampu memaksimalkannya dengan
baik maka akan lahir banyak hal-hal yang brilian. Bagaimana tidak
manusia menjadi mulia dengan ilmu dan salah satu aset untuk menyimpan
dan memahami ilmu adalah otak.
Otak manusia itu bisa dilatih,
seseorang tidak menjadi cerdas dengan tiba-tiba namun butuh pengorbanan,
penelaahan, belajar disaat orang lain lalai dan berfikir disaat orang
lain melamun (lho).
-----bersambung----
BOLEH JADI SESUATU YANG KITA BENCI ADALAH YANG TERBAIK
Ayat ini memiliki fa’idah yang sangat besar…
Allaah Ta’ala Berfirman :
وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لا تَعْلَمُونَ
“…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (Qs Al-Baqarah : 216)
Ibnul Qayyim menjelaskan tentang kandungan ayat ini : “ didalam ayat ini terkandung beberapa hikmah, rahasia dan kemaslahatan bagi hamba. Jika hamba mengetahui sesuatu yang dibenci dapat mendatangkan sesuatu yang disenangi, dan sesuatu yang disenangi bisa mendatangkan sesuatu yang dibenci, berarti dia tidak bisa merasa aman dari mudharat yang datang dari sesuatu yang membuatnya senang, dan dia tidak putus asa untuk mendapatkan kesenangan yang datangnya dari mudharat. Sebab dia tidak tahu apa kesudahan yang datangnya dibelakang hari. Allaah lah yang mengetahuinya dan tidak seorangpun yang mengetahui selain Allaah, hal demikian menimbulkan beberapa konsekuensi :
Senin, 25 Februari 2013
TAFSIR AL-MASAD (AL-LAHAB)
Surat ini menurut saya adalah surat yang sangat menakutkan, ya saya terfikir bagaimana sekiranya ketika kita akan berangkat pada satu tujuan dan ditempat tersebut kita sudah dikabarkan kita akan celaka, sementara kita pasti akan berangkat ke tempat tujuan tersebut.
Begitupula dengan surat ini yang mengabarkan bahwa Abu Lahab beserta istrinya akan celaka dan dimasukkan ke dalam neraka, dan ayat ini turun manakala mereka masih hidup dan segar bugar. Maha Suci Allaah dengan segala Firman-Nya..
Tafsir ayat :
Abu Lahab adalah Paman Nabi-shallallaahu ‘alaihi wasallam- ia amat memusuhi dan menyakiti beliau. Ia tidak memiliki balas budi dan semangat kekerabatan. Semoga Allaah memberinya balasan yang buruk. Karena itu Allaah sangat mencelanya dan merupakan kehinaan baginya hingga hari kiamat, seraya berfirman :
(1) تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ : “binasalah kedua tangan abu lahab dan sungguh dia akan binasa” yakni rugi dan celakalah kedua tangannya sehingga dia tidak akan beruntung
Minggu, 24 Februari 2013
FA'IDAH DARI PAK HASAN
FA’IDAH
DARI PAK HASAN
Bismillaahirrahmanirrahim..
Saat
sesi akhir pelajaran Bahasa Arab sore kemarin, Pak Hasan memberikan Fa’idah
tentang keajaiban 3 huruf yang kata beliau MAGIC, tapi ajaib disini bukan
berarti ketiga huruf itu biasa digunakan oleh dukun untuk jampi-jampi atau
untuk manggil lelembut.
Ketiga huruf
itu adalah ع,ل, dan م. Beliau memberikan
bagan sebagai berikut
عالم
:
semesta
علم
: ilmu
عمل
: 'Amal/perbuatan
تعليم : mengajarkan
Mengajarkan
atau ta’lim (
تعليم) ini ada dalam dua bentuk yang pertama adalah (قلم) yang artinya adalah pena yaitu kita mengajarkan dengan membuat tulisan , dan bentuk ta’lim yang kedua adalahكلام)) atau ucapan yaitu berdakwah dengan lisan, baik itu ceramah dan sebagainya.
تعليم) ini ada dalam dua bentuk yang pertama adalah (قلم) yang artinya adalah pena yaitu kita mengajarkan dengan membuat tulisan , dan bentuk ta’lim yang kedua adalahكلام)) atau ucapan yaitu berdakwah dengan lisan, baik itu ceramah dan sebagainya.
Sabtu, 23 Februari 2013
SLOW DOWN BRO N SIS
LIHATLAH ...
ada yang perlu kita pikirkan disini, ketika saudara kita yang sudah ngaji belum mampu menerapkan sunnah secara utuh maka kita jangan mencelanya karena boleh jadi dia memiliki udzur yang kuat...
jangan sampai dengan mudah kita mengatakan
" dia udahh ngaji, tapi ko jilbabnya masih jilbab biasa belum jubah yang sebetis sih?"
"dia udah ngaji, tapi walimahnya ko ngga syar'i sih?"
"dia udah ngaji tapi masih kuliah di kampus umum sih?"
sebelum kita menduga-duga dan berprasangka yang tidak-tidak, mari kita telisik , telusuri , ada apakah gerangan dengan saudara kita sehingga dia melakukan hal itu...
taukah anda?
dulu ada seorang akhwat yang bercerita pada saya kenapa sampai dia mau melanjutkan kuliah padahal sebenarnya dia tidak mau, TERNYATA orang tua nya mengancam seandainya dia tidak mau sekolah, maka orang tuanya tidak akan menyekolahkan adik-adiknya, dan ini ancaman yang kuat...kita posisikan bagaimana seandainya kita ada pada posisi dirinya, sulit...
ada juga akhwat yang mati-matian meminta kedua orang tuanya agar walimahnya sederhana saja DAN SYAR'I, namun orang tuanya melarang dan memboykot, akhirnya walimah mereka terjadi apa adanya [yaitu mengikuti orang tuanya dengan beberapa syarat]
jangan menyamakan kondisi kita dengan kondisi orang lain, kondisi setiap orang itu berbeda, tidak semua orang tua Allaah mudahkan hatinya untuk terbuka dan menerima serta mengerti sunnah tidak semua diberi kemudahan itu, dan boleh jadi hal ini sebagai bentuk ujian agar keimanan semakin kuat, bahwa menggengam sunnah itu berat...
ada orang tua yang dasarnya memang awam sehingga mudah menerima perbedaan..
ada juga orang tua yang femahamannya sudah sangat kental sehingga aga sulit dirubah...
kita memohon pertolongan pada Allaah untuk hal ini..
intinya kondisi yang ada pada diri kita belum tentu sama pada orang lain, sehingga jangan menjadikan diri kita sebagai cermin untuk menilai orang lain...
dulu, ada akhwat yang bercrita perihal seorang ikhwan fakultas hukum yang nekad drop out karena teman-temannya bilang belajar disana haram, anda bayangkan anak ini baru ngaji, belum bisa mempertimbangkan dengan baik tapi semangat menggunung, akhirnya apa? kuliah drop out, orang tua marah, dan kacau..
jadi ,bijaklah...
bertaqwalah semampu kita..
jangan membuat manusia lari dari kebenaran..
bukankah Syari'at tentang larangan-larangan itu turun tidak diawal , karena seandainya iya, tentu orang-orang jahiliyah tidak akan mau menerima kala itu...
rangkulah dulu, beri nasihat dengan bijak, janganlah kita menghakimi
ada yang perlu kita pikirkan disini, ketika saudara kita yang sudah ngaji belum mampu menerapkan sunnah secara utuh maka kita jangan mencelanya karena boleh jadi dia memiliki udzur yang kuat...
jangan sampai dengan mudah kita mengatakan
" dia udahh ngaji, tapi ko jilbabnya masih jilbab biasa belum jubah yang sebetis sih?"
"dia udah ngaji, tapi walimahnya ko ngga syar'i sih?"
"dia udah ngaji tapi masih kuliah di kampus umum sih?"
sebelum kita menduga-duga dan berprasangka yang tidak-tidak, mari kita telisik , telusuri , ada apakah gerangan dengan saudara kita sehingga dia melakukan hal itu...
taukah anda?
dulu ada seorang akhwat yang bercerita pada saya kenapa sampai dia mau melanjutkan kuliah padahal sebenarnya dia tidak mau, TERNYATA orang tua nya mengancam seandainya dia tidak mau sekolah, maka orang tuanya tidak akan menyekolahkan adik-adiknya, dan ini ancaman yang kuat...kita posisikan bagaimana seandainya kita ada pada posisi dirinya, sulit...
ada juga akhwat yang mati-matian meminta kedua orang tuanya agar walimahnya sederhana saja DAN SYAR'I, namun orang tuanya melarang dan memboykot, akhirnya walimah mereka terjadi apa adanya [yaitu mengikuti orang tuanya dengan beberapa syarat]
jangan menyamakan kondisi kita dengan kondisi orang lain, kondisi setiap orang itu berbeda, tidak semua orang tua Allaah mudahkan hatinya untuk terbuka dan menerima serta mengerti sunnah tidak semua diberi kemudahan itu, dan boleh jadi hal ini sebagai bentuk ujian agar keimanan semakin kuat, bahwa menggengam sunnah itu berat...
ada orang tua yang dasarnya memang awam sehingga mudah menerima perbedaan..
ada juga orang tua yang femahamannya sudah sangat kental sehingga aga sulit dirubah...
kita memohon pertolongan pada Allaah untuk hal ini..
intinya kondisi yang ada pada diri kita belum tentu sama pada orang lain, sehingga jangan menjadikan diri kita sebagai cermin untuk menilai orang lain...
dulu, ada akhwat yang bercrita perihal seorang ikhwan fakultas hukum yang nekad drop out karena teman-temannya bilang belajar disana haram, anda bayangkan anak ini baru ngaji, belum bisa mempertimbangkan dengan baik tapi semangat menggunung, akhirnya apa? kuliah drop out, orang tua marah, dan kacau..
jadi ,bijaklah...
bertaqwalah semampu kita..
jangan membuat manusia lari dari kebenaran..
bukankah Syari'at tentang larangan-larangan itu turun tidak diawal , karena seandainya iya, tentu orang-orang jahiliyah tidak akan mau menerima kala itu...
rangkulah dulu, beri nasihat dengan bijak, janganlah kita menghakimi
Sabtu, 16 Februari 2013
JILBAB
Saudariku Muslimah yang belum terketuk hatinya untuk mengenakan Jilbab Syar'i...
semoga Allaah anugrahkan Hidayah untukmu dan kami...
ingatlah saudariku sayang...
kau tahu?
Banyak yang engkau akan dapatkan dari Hijab Syar'i yang engkau kenakan
1. Keridhaan Allaah
2. Kemuliaan sebagai seorang muslimah
3. Engkau berbakti kepada ibu bapakmu, karena seorang anak yang shalihah yang melaksanakan perintah Allaah dan Rasul-NYa dapat menjadi benteng kedua orang tuanya dari api neraka
semoga Allaah anugrahkan Hidayah untukmu dan kami...
ingatlah saudariku sayang...
kau tahu?
Banyak yang engkau akan dapatkan dari Hijab Syar'i yang engkau kenakan
1. Keridhaan Allaah
2. Kemuliaan sebagai seorang muslimah
3. Engkau berbakti kepada ibu bapakmu, karena seorang anak yang shalihah yang melaksanakan perintah Allaah dan Rasul-NYa dapat menjadi benteng kedua orang tuanya dari api neraka
NASIHAT KEMATIAN
Bismillah..
ntahlah, banyak nasihat yang di dapat dalam waktu-waktu ini terutama nasihat tentang kematian..
teringat sebuah hadist bahwa :
إِنَّ مِنْ أَمَارَاتِ السَّاعَةِ …أَنْ يَظْهَرَ مَوْتُ الْفَجْأَةِ
Sesungguhnya di antara tanda-tanda hari kiamat adalah…munculnya kematian mendadak. (HR. Thobaroni; Dhiya’ Al-Maqdisi; dihasankan oleh Syeikh Al-Albani di dalam Shohih Al-Jami, no: 5775)
benarlah adanya hal ini, sebagai pelajaran saya ingin berbagi tentang apa yang saya alami :
1. dua minggu yang lalu, mertua kakak saya meninggal tertabrak motor ketikia hendak menjenguk orang yanag sakit, padahal pagi harinya massih ngemongin cucunya...dan telah banyak rencana terangkai namun taqdir Allah berkata lain
ntahlah, banyak nasihat yang di dapat dalam waktu-waktu ini terutama nasihat tentang kematian..
teringat sebuah hadist bahwa :
إِنَّ مِنْ أَمَارَاتِ السَّاعَةِ …أَنْ يَظْهَرَ مَوْتُ الْفَجْأَةِ
Sesungguhnya di antara tanda-tanda hari kiamat adalah…munculnya kematian mendadak. (HR. Thobaroni; Dhiya’ Al-Maqdisi; dihasankan oleh Syeikh Al-Albani di dalam Shohih Al-Jami, no: 5775)
benarlah adanya hal ini, sebagai pelajaran saya ingin berbagi tentang apa yang saya alami :
1. dua minggu yang lalu, mertua kakak saya meninggal tertabrak motor ketikia hendak menjenguk orang yanag sakit, padahal pagi harinya massih ngemongin cucunya...dan telah banyak rencana terangkai namun taqdir Allah berkata lain
Jumat, 15 Februari 2013
MAHASISWA
Mahasiswa oh Mahasiswa...
Di kampus , jurusan saya menggunakan sistem pembelajaran PBL (Problem
based Learning) sehingga pembelajaran dilakukan dengan melihat masalah
sampai akar-akarnya, menentukan definisi, mencari tinjaun pustaka,
mengaplikasikan pada masalah kemudian mencari solusinya.
tahukah anda? bahwa sebuah problem itu tidak sesederhana yang kita lihat dan solusi itu tak segampang yang kita pikirkan...
dalam berfikir tentang masalah apabila kita ingin masalah itu tuntas
maka lihatlah dari "AKARNYA" dan apabila kita ingin memberikan solusi
yang berkelanjutan , kita harus memahami dulu akar masalahnya...
FILOSOFI TALI
Dulu pernah baca tentang filosofi ini, tapi saya lupa sumber
validnya darimana -_- tapi ingin sedikit share denga kawan-kawan,
teringat filosofi ini saat tadi sedang mengupas bawang yang sungguh
kejam karena membuat saya menangis tersedu-sedu...
Filosofi tali dapat kita analogikan dengan hubungan persahabatan, pertemanan, atau hubungan antar manusia.
Apabila ada seutas tali yang dipegang dari dua sisi, ketika satu sisi menarik dengan kuat maka sisi lainnya harus berusaha mengulurnya, begitupula sebaliknya ketika satu sisi lain mengulur dengan kuat maka sisi lainnya harus berusaha menarikanya , karena apabila yang terjadi adalah tarik-tarikan maka tali berpotensi untuk putus, begitupula apabila tali terlalu diulur berpotensi utuk menjadi terlalu longgar dan tali tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
contoh real dari Filosofi ini adalah kisah Shahabat Nabi yaitu Abu Bakr dan Umar Ibn Khattab Radiallaahhu'anhuma..., kedua sahahbat ini memiliki karakter yang berlawanan namun keduanya saling menguatkan dalam berbagai kondisi , contoh :
1. Ketika terjadi perselisihan tentang bagaimana menyikapi tawanan perang badar, Umar ketika itu mengusulkan agar para tawanana dibunuh karena ingin menunjukkan bahwa tidak ada sikap lunak kaum muslimin untuk orang-orang musyrik, sedangkan Abu bakr ketika itu mengusulkan agar mereka para tawanan tak usah dibunuh namun cukup dengan meminta tebusan, Abu bakr mengingatkan tentang tali kekerabatan dan nasab dengan mereka. dalam hal ini keduanya memiliki sikap yang berbeda, pendapat yang dipilih adalah pendapat Abu bakr meskipun akhirnya pendapat Umar dibenarkan oleh wahyu (Untuk kisah ini lihat Arrahiq Almakhtum syaikh Almubarakfury hal 337)
Filosofi tali dapat kita analogikan dengan hubungan persahabatan, pertemanan, atau hubungan antar manusia.
Apabila ada seutas tali yang dipegang dari dua sisi, ketika satu sisi menarik dengan kuat maka sisi lainnya harus berusaha mengulurnya, begitupula sebaliknya ketika satu sisi lain mengulur dengan kuat maka sisi lainnya harus berusaha menarikanya , karena apabila yang terjadi adalah tarik-tarikan maka tali berpotensi untuk putus, begitupula apabila tali terlalu diulur berpotensi utuk menjadi terlalu longgar dan tali tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
contoh real dari Filosofi ini adalah kisah Shahabat Nabi yaitu Abu Bakr dan Umar Ibn Khattab Radiallaahhu'anhuma..., kedua sahahbat ini memiliki karakter yang berlawanan namun keduanya saling menguatkan dalam berbagai kondisi , contoh :
1. Ketika terjadi perselisihan tentang bagaimana menyikapi tawanan perang badar, Umar ketika itu mengusulkan agar para tawanana dibunuh karena ingin menunjukkan bahwa tidak ada sikap lunak kaum muslimin untuk orang-orang musyrik, sedangkan Abu bakr ketika itu mengusulkan agar mereka para tawanan tak usah dibunuh namun cukup dengan meminta tebusan, Abu bakr mengingatkan tentang tali kekerabatan dan nasab dengan mereka. dalam hal ini keduanya memiliki sikap yang berbeda, pendapat yang dipilih adalah pendapat Abu bakr meskipun akhirnya pendapat Umar dibenarkan oleh wahyu (Untuk kisah ini lihat Arrahiq Almakhtum syaikh Almubarakfury hal 337)
Langganan:
Postingan (Atom)












